Surat Terbuka Untuk Pak Presiden

20.38 lewatengah 0 Comments


Pak jokowi (Sumber Google)

Dear Pak Pres

Semoga bapak dalam keadaan yang sehat walafiat tidak kekurangan suatu apapun, walaupun saya tahu akhir-akhir ini kepala bapak agak cekit cekit karena beberapa isu nasional yang selalu menyudutkan bapak. Selain itu ada beberapa kritikus yang mulai memberikan nilai merah di pemerintahan bapak. Di tambah lagi lawan-lawan politik bapak sering melakukan manuver-manuver cantik untuk menyerang pemerintahan bapak. Tapi saya yakin bapak bukanlah laki laki lemah lunglai apalagi lemah gemulai.disini saya tidak akan menghujat bapak, karena saya tahu tidak ada manfaatnya menghujat bapak, wong bapak juga tidak akan dengar kalau saya hujat. Saya hanya ingin memberikan apresiasi pada bapak dan kabinet kerja, karena belum ada setahun sudah bnyak sekali masalah yang keluar, kalau meminjam istilah "organisasi yang muncul masalah berarti organisasi itu hidup", maka berarti kabinet yang bapak pimpin aktif dan bekerja dengan baik, hanya saya yo kalau bisa masalah yang muncul tidak boleh lebih banyak dari solusinya pak, kan kasian rakyat kita pak, eh maksut saya, rakyat bapak. 

Akhir-akhir ini sayup sayup saya dengar harga beras sempat melambung, dan menurut berita yang saya baca di salah satu surat kabar, bahkan bapak tidak mendapat laporannya, mengetahui hal tersebut disitu kadang saya merasa asu. kok bisa-bisanya presiden tidak dilapori perihal penting yang mnyangkut hajat hidup orang banyak itu, wong kalau saya kehabisan uang di kos-kosan saja langsung lapor bapak saya. "Pak putro waras artho telas" (pak anak sehat uang habis) ngunu pak. Tapi saya yakin bapak selalu bisa mengatasi situasi, dan saya sudah melihatnya sendiri saat bapak menyelesaikan kasus KPK vs Polri, bapak dengan wajah tirus yang terlihat capek yang tidak dibuat-buat, memberikan keputusan yang disanjung banyak pihak. Walaupun sepertinya ibu suri bapak terlihat tidak senang.

 Ini menandakan bahwa bapak sebenarnya bisa bersikap sebagai negarawan bukan petugas partai, jangan takut pak rakyat di belakang bapak. Tapi apapun, bapak adalah presiden kami, jadi walaupun pusing nyut nyutan, bapak harus tetap sehat. Pokok e selalu bahagialah pak. Biar kami bahagianya belakangan saja. 

Suwun

You Might Also Like

0 komentar: