Air Mata, Kesedihan, dan Kroco-kroconya
“Air mata sengaja
diciptakan untuk menceritakan kesedihan ketika lidah tak mampu lagi berucap.” Begitu
bunyi quote anak muda masa kini tentang air mata, terutama tentang tangis
kesedihan. Namun seperti yang kita tahu bahwa air mata itu tidak hanya simbol kesedihan,
tetapi kebahagiaan, ketakutan, dan kemarahan pun bisa berurai air mata. Lalu siapa
yang berhak mengklaim air mata sebagai simbol.
Jawabannya adalah tidak ada, kesedihan harus berbagi dengan kemarahan,
rasa takut, dan kebahagiaan dalam hal air mata. Namun begitulah Tuhan,
menciptakan satu hal untuk digunakan oleh beberapa perasaan.
Air mata tidak dapat
ditanyai mengapa ia harus keluar dari hal-hal tersebut, Ia ada hanya untuk satu
alasan yaitu si empunya perasaan, hati. Indah ya?, air mata letaknya dikepala
dekat dengan otak, namun ia bergantung pada hati untuk keluar dari mata. Jika
hati adalah kunci air mata, maka seseorang yang memiliki hati orang lain adalah
orang yang paling mungkin membuatnya menangis, entah karena kesedihan,
ketakutan, maupun kemarahan. Seseorang kolega kerja saya mengatakan bahwa air mata
masing-masing orang berbeda, ada yang ketika sedih dia tidak setetespun air
matanya keluar, namun ketika marah justru air matanya membuncah. Sebaliknya ada
juga yang air matanya hanya dikeluarkan untuk kesedihan saja, atau rasa takut
saja, atau bahagia. Masing-masing memiliki titik rapuhnya sendiri.
Berikut ini saya
jabarkan beberapa tipe orang berdasarkan airmatanya:
1. Air Mata Tetes.
Orang dengan air mata
tetes adalah orang dengan hati yang sangat dalam, tangisan model begini hanya
muncul untuk kesedihan, terutama kesedihan yang begitu dalam yang ditahan-tahan
lama, Ia hanya bisa sesenggukan tubuhnya bergetar namun air matanya hanya menetes dari sudut mata
saja. Biasanya disertai rasa ngilu diulu
hati dan ketidakmampuan mengeluarkan suara. Ia mengalami yang disebut sebagai kehancuran
total (total breakdown) seluruh
harapannya pupus, hati yang tadinya dia kuat-kuatkan akhirnya jebol menumpahkan
segala pilu. Untuk orang macam ini cara menghentikan tangisannya adalah
mendiamkan sampai air matanya benar-benar kering, sampai matanya berkunang-kunang,
lalu kasih teh manis anget. Setelah di minum, jangan tanyakan apa-apa, namun katakan
saja “Ndak papa, kamu tidak sendiri, ada aku”, Memang kata-kata itu seolah
tidak didengarkannya, namun secara psikologi itu membangun kembali pribadinya
yang hancur.
2. Air Mata Banjir
Air mata ini penyebabnya
hampir sama dengan air mata tetes. Kesedihan yang sangat dalam, hanya saja air
mata ini muncul karena kesedihan yang mendadak, contohnya ada keluarga meninggal.
Air mata ini dikeluarkan Bersama dengan suara jeritan-jeritan parau dan tubuh
aktif , seperti meronta-ronta, ngamuk, lari-lari, atau membenturkan diri ke
tembok. Cara paling baik menenangkan orang yang seperti itu adalah memeluknya
erat, tidak usah berkata apa-apa, peluk saja selama mungkin. Biarkan hati yang
saling berbicara melalui pelukan. Tapi tolong kalau mau memeluk harus muhrim
dan harus mandi dulu, kalau tidak, nanti yang nangis bukannya diam malah
pingsan menghirup saluran buluk ketekmu.
3. Air Mata
Film India
Ini air mata yang dikeluarkan sia-sia. Muncul dari perasaan
sentimentil saja. Si orang ini tidak terluka, tidak sedih, tidak bahagia, dan
seterusnya. Dia hanya terbawa suasana film india yang ditontonnya. Biasanya
orang-orang macam ini, kalau film indianya sudah selesai dia akan jadi seperti
orang bego, bingung sendiri kenapa menangis. Cara mengatasi tangisan macam ini
adalah duduk di sebelahnya, rangkul dia, usap-usap kepalanya sambal ucapkan “Hambok
pliss, kecerdasanmu iku loh cuk.” Niscaya dia akan sadar dan langsung mematikan film india dan menggantikanya dengan film JAV.
4. Air Mata
Buaya
Yang pertama ingin saya
sampaikan adalah air mata ini tidak bias gender. Ia bisa dimiliki oleh
laki-laki dan perempuan. Laki-laki ada yang kadang mengeluarkan air mata buaya,
perempuan juga tidak kalah banyak yang begitu. Cara mengatasi orang macam ini
adalah biarkan saja mereka menangis semau mereka. Kalau sudah berhenti dekati
telinganya lalu bisikan “Begoo…..!!” sekeras-kerasnya.
Tidak seperti 4 hal diatas. Air mata saya bukanlah air mata macam itu. Air mata saya dikeluarkan untuk sekedar
menandai bahwa hati ini masih baik, masih bisa merasakan sakit, merasakan bahagia,
sedih, takut, dan seterusnya. Ia ada untuk memberitahu bahwa hati ini masuh
empuk, soft, dan masih nyaman untuk
ditinggali oleh siapapun yang mau dan mampu berkomitmen. Jadi segera pesan
sebelum kehabisan, sebab senin harga naik(*).

0 komentar: