Air Mata, Kesedihan, dan Kroco-kroconya

06.44 lewatengah 0 Comments


“Air mata sengaja diciptakan untuk menceritakan kesedihan ketika lidah tak mampu lagi berucap.” Begitu bunyi quote anak muda masa kini tentang air mata, terutama tentang tangis kesedihan. Namun seperti yang kita tahu bahwa air mata itu tidak hanya simbol kesedihan, tetapi kebahagiaan, ketakutan, dan kemarahan pun bisa berurai air mata. Lalu siapa yang berhak mengklaim air mata sebagai simbol.  Jawabannya adalah tidak ada, kesedihan harus berbagi dengan kemarahan, rasa takut, dan kebahagiaan dalam hal air mata. Namun begitulah Tuhan, menciptakan satu hal untuk digunakan oleh beberapa perasaan.

Air mata tidak dapat ditanyai mengapa ia harus keluar dari hal-hal tersebut, Ia ada hanya untuk satu alasan yaitu si empunya perasaan, hati. Indah ya?, air mata letaknya dikepala dekat dengan otak, namun ia bergantung pada hati untuk keluar dari mata. Jika hati adalah kunci air mata, maka seseorang yang memiliki hati orang lain adalah orang yang paling mungkin membuatnya menangis, entah karena kesedihan, ketakutan, maupun kemarahan. Seseorang kolega kerja saya mengatakan bahwa air mata masing-masing orang berbeda, ada yang ketika sedih dia tidak setetespun air matanya keluar, namun ketika marah justru air matanya membuncah. Sebaliknya ada juga yang air matanya hanya dikeluarkan untuk kesedihan saja, atau rasa takut saja, atau bahagia. Masing-masing memiliki titik rapuhnya sendiri.

Berikut ini saya jabarkan beberapa tipe orang berdasarkan airmatanya:

1. Air Mata Tetes.
Orang dengan air mata tetes adalah orang dengan hati yang sangat dalam, tangisan model begini hanya muncul untuk kesedihan, terutama kesedihan yang begitu dalam yang ditahan-tahan lama, Ia hanya bisa sesenggukan tubuhnya bergetar namun  air matanya hanya menetes dari sudut mata saja.  Biasanya disertai rasa ngilu diulu hati dan ketidakmampuan mengeluarkan suara. Ia mengalami yang disebut sebagai kehancuran total (total breakdown) seluruh harapannya pupus, hati yang tadinya dia kuat-kuatkan akhirnya jebol menumpahkan segala pilu. Untuk orang macam ini cara menghentikan tangisannya adalah mendiamkan sampai air matanya benar-benar kering, sampai matanya berkunang-kunang, lalu kasih teh manis anget. Setelah di minum, jangan tanyakan apa-apa, namun katakan saja “Ndak papa, kamu tidak sendiri, ada aku”, Memang kata-kata itu seolah tidak didengarkannya, namun secara psikologi itu membangun kembali pribadinya yang hancur.

2. Air Mata Banjir
Air mata ini penyebabnya hampir sama dengan air mata tetes. Kesedihan yang sangat dalam, hanya saja air mata ini muncul karena kesedihan yang mendadak, contohnya ada keluarga meninggal. Air mata ini dikeluarkan Bersama dengan suara jeritan-jeritan parau dan tubuh aktif , seperti meronta-ronta, ngamuk, lari-lari, atau membenturkan diri ke tembok. Cara paling baik menenangkan orang yang seperti itu adalah memeluknya erat, tidak usah berkata apa-apa, peluk saja selama mungkin. Biarkan hati yang saling berbicara melalui pelukan. Tapi tolong kalau mau memeluk harus muhrim dan harus mandi dulu, kalau tidak, nanti yang nangis bukannya diam malah pingsan menghirup saluran buluk ketekmu.

3. Air Mata Film India
Ini air mata  yang dikeluarkan sia-sia. Muncul dari perasaan sentimentil saja. Si orang ini tidak terluka, tidak sedih, tidak bahagia, dan seterusnya. Dia hanya terbawa suasana film india yang ditontonnya. Biasanya orang-orang macam ini, kalau film indianya sudah selesai dia akan jadi seperti orang bego, bingung sendiri kenapa menangis. Cara mengatasi tangisan macam ini adalah duduk di sebelahnya, rangkul dia, usap-usap kepalanya sambal ucapkan “Hambok pliss, kecerdasanmu iku loh cuk.” Niscaya dia akan sadar dan langsung mematikan  film india dan menggantikanya dengan film JAV.

4. Air Mata Buaya
Yang pertama ingin saya sampaikan adalah air mata ini tidak bias gender. Ia bisa dimiliki oleh laki-laki dan perempuan. Laki-laki ada yang kadang mengeluarkan air mata buaya, perempuan juga tidak kalah banyak yang begitu. Cara mengatasi orang macam ini adalah biarkan saja mereka menangis semau mereka. Kalau sudah berhenti dekati telinganya lalu bisikan “Begoo…..!!” sekeras-kerasnya.

Tidak seperti 4 hal diatas. Air mata saya bukanlah air mata macam itu. Air mata saya dikeluarkan untuk sekedar menandai bahwa hati ini masih baik, masih bisa merasakan sakit, merasakan bahagia, sedih, takut, dan seterusnya. Ia ada untuk memberitahu bahwa hati ini masuh empuk, soft, dan masih nyaman untuk ditinggali oleh siapapun yang mau dan mampu berkomitmen. Jadi segera pesan sebelum kehabisan, sebab senin harga naik(*).
  




You Might Also Like

0 komentar: