Narkoba, Didi Kempot dan Lagunya

05.56 lewatengah 0 Comments



                                    

Cintaku sekonyong-konyong koder
Karo kowe cah ayu sing bakul lemper
Lempermu pancen super
Resik tur anti laler
Yen ra petuk sedino ning sirah nglier

LIRIK lagu diatas adalah lirik lagu campur sari karya Mas Didi Kempot, Jika anda adalah seorang campursari-ers, atau penggemar lagu-lagu campursari, sudah pasti tidak asing dengan lagu Sekonyong-konyong koder-nya Mas Didi Kempot diatas, bahkan mungkin anda sudah sangat hafal lirik dari lagu tersebut. namun taukah anda makna yang terkandung dibalik lagu sekonyong-konyong koder. Sebagai seorang penggemar berat campur sari, terutama lagu-lagunya Mas Didi kempot dan Pakdhe Manthous, saya mencoba mencari makna disetiap lagu mereka. Dan khusus untuk lagu sekonyong-konyong koder tersebut, saya menemukan makna yang ganjil dalam setiap liriknya. Lirik yang sederhana dan music nan easy listening tersebut menyimpan makna yang sangat mencengangkan, dan mungkin saja Mas Didi Kempot sebagai pencipta lagu pun tak menyadari ini ketika sedang menulis lagunya dulu. 

Anda boleh percaya, juga boleh tidak, karena ini adalah hasil penelitian dari Reklipitunov Institute, jurusan campursarisme. Jika diperhatikan dalam lirik lagu sekonyong-konyong koder, Mas Didi Kempot memasukkan beberapa instrument kata yang merupakan simbolis. Seperti kata lemper, lemper adalah salah satu jajanan orang jawa yang terbuat dari ketan yang diisi dengan abon, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dikukus. Dalam tradisi jawa, selain lemper, makanan yang dibungkus dengan daun pisang adalah Nagasari dan Poci-Poci. Ketiganya memiliki kesamaan, yaitu terdapat isi didalamnya. Jika lemper tadi berisi abon, Nagasari berisi Pisang, sedangkan kalau Poci-Poci berisi campusan antara gulajawa dan parutan kelapa. Lalu kenapa kemudian Mas Didi Kempot hanya menggunakan lemper saja, tidakkah mas Didi Kempot kasian terhadap Nagasari dan Poci-poci, karena mungkin saja mereka ingin tenar seperti lemper.

Penggunaan jajanan lemper pada lirik lagu sekonyong-konyong koder juga memiliki arti lain. Coba kita perhatikan bait lirik berikut ini; Lempermu pancen super, Resik tur anti laler, Yen ra petuk sedino ning sirah nglier. Sekarang mari kita perhatikan dengan seksama lirik tadi. Dari kata-kata tadi, dapat diperpendek dengan kalimat, Lempermu super, anti laler(lalat), yen ora kepetuk (ora mangan) sirahe nglier. Kira-kira lemper seperti apa, atau lemper buatan siapa yang tidak di laler’i. dan nggawe nglier. Dalam kondisi beras ketan seperti apa yang bisa digunakan untuk membuat lemper terbebas dari laler. Karena sejatinya beras ketan yang dikukus menjadi lemper itu memiliki aroma yang akan menarik para laler untuk datang. Atau mungkin pertanyaannya saya rubah. Lemper berbahan apa yang tidak dilaler’i dan membuat orang nglier. Ahaa…. Mungkinkah lemper yang dimaksud dalam lagu sekonyong-konyong koder bukanlah lemper sungguhan. Lalu lemper apakah yang dimaksud. Hmm… Semakin menarik bukan. 

Ada satu jawaban yang mungkin akan menjawab semua hipotesis pertanyaan diatas. Yaitu Narkoba. Narkoba merupakan satu-satunya jawaban yang masuk akal untuk menjawab semua kekosongan hipotesis diatas. Jelas sekali, narkoba tidak mungkin di laler’i, dan sangat jelas, sehari tidak mengkonsumsi narkoba maka akan nglier kepalanya. Namun jangan kepancing emosi dan menyimpulkan jika Mas Didi kempot itu Narkobais. Waduh bisa celaka tiga belas kalau kemudian orang-orang berotak medioker menyimpulkan demikian, apalagi sampai menyebarluaskan. Bisa-bisa saya dikira menJonru (baca:memfitnah) beliau mas Didi Kempot. Selain itu Terminologi Narkoba pun jangan kemudian ujug-ujug  dihubungkan dengan barang haram yang membuat Om Myuran Sukumaran almarhum dan Mas Andrew Chan Almarhum, dihukum mati. Lalu apa narkoba yang dimaksud oleh Mas Didi Kempot dalam lagunya itu. 

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kita perlu melihar kelanjutan lirik dari lagu sekonyong-konyong koder.  uler keket mlakune klogat kloget, ala jabang bayi jebul aku keno pelet”. Itulah salah satu bagian lirik dari lagu sekonyong-konyong koder. Dan bagaian itu yang akan menjawab, narkoba yang dimaksud Mas Didi Kempot itu apa. Dari kalimat lirik itu ada kata penting yaitu Pelet. Dalam budaya jawa, pelet adalah ilmu untuk membuat lawan jenis bertekuk lutut terhadap orang yang menggunakan ilmu pelet. Ibarat kata klepek-klepek. Berdasarkan survey yang saya lakukan terhadap seratus orang pemelet, (untuk menjaga keragu-raguan pembaca, maka lokasi dan responden survey tidak bisa saya cantumkan), saya mendapatkan hasil, bahwa media paling ampuh untuk melakukan pelet adalah makanan. Dan makanan yang menjadi favorit para pengguna ilmu pelet adalah, NAsi Rames, KOpi dan BAkso. Dari hal tersebut saya tarik kesimpulan bahwa narkoba yang dimaksud oleh Mas Didi Kempot dalam Lagu Sekonyong Konyong Koder adalah NAsi Rames, KOpi dan BAkso. (*)
(*)Yoga Triono

               

You Might Also Like

0 komentar: