Cerita Mas Kikuk : LDR dan Perkara Internet

08.23 lewatengah 0 Comments

Semenjak berpacaran dengan Sintia, Kikuk menjadi sering mandi. Normalnya ia hanya mandi sehari dua kali, kini dia mandi bisa sampai tiga kali dalam sehari. Ditambah dari tubuhnya selalu tercium minyak wangi. Sampai orang-orang rumah keheranan dengan perubahan yang dialami oleh Kikuk.

Ketika malam hari saat semua keluarga sedang bersantai menonton televisi, Mamak pun beraksi. “Kuk, kamu ini Mamak perhatikan kok berubah sekali setelah pacarana sama Sintia?” tanya mamak. “Sampai mau ke rumah simbah saja kau sampai pakai minyak wangi”lanjut Mamak.

“Biasalah Mak, anak muda. Wajar lah kalau Kikuk sering mandi dan pakai minyak wangi, kan biar Sintia betah sama Kikuk Mak,” jelas Kikuk.

“Oh begitu ya, Bapakmu dulu waktu masih pacarana sama Mamak tidak pernah pakai minyak wangi, dan kayanya juga mandinya cuma satu kali dalam sehari” kata Mamak sambil melirik Bapak yang sedang menonton televisi.

Merasa namanya disebut, tentu Bapak beraksi. “Ya pada waktu itu kan belum ada pabrik minyak wangi” Jawab Bapak sekenanya. Mendengar orangtuanya saling bersahutan kikuk Cuma tersenyum saja, pikirannya melayang jauh bertemu kekasih hatinya, Sintia. Sudah sebulan semenjak mereka resmi berpacaran.

***

Kikuk menekuk mukanya di bengkel saat Agus datang. Seperti biasa Agus dengan gaya prengas-prenges nya segera nyeletuk melihat raut muka kikuk yang keruh.  “Baru jadian kok sudah surem gitu mukamu kuk” kata Agus.

Kikuk diam tidak meresponse, Aguspun melanjutkan candaannya. “Kenapa tho? Bertengkar kamu sama Sintia?” Tanya Agus, kali ini agak sedikit serius.

Mendengar pertanyaan Agus, Kikuk menoleh, seolah-olah Agus bisa membaca pikirannya. “Kok kamu tahu Gus, kan aku belum bercerita” tanya Kikuk.

“Heleh,,, aku ini pacaran sudah sering Kuk, tahu mana raut muka orang yang lagi berantem, mana raut muka orang yang lagi dikejar hutang” jawab Agus sepele.

“Iya Gus, Sintia nggak ngabarin aku selama seharian ini Gus, jangan-jangan dia punya pacar lain ya disana. Dikampusnya kan banyak lelaki ganteng yang naksir dia Gus” Kikuk Mulai Curhat. “Padahal aku sudah chat dia berkali-kali Gus, apa karena aku ini cuma tukang service ya” Lanjut Kikuk.

“Heleh Kuk, kamu ini benar-benar amatir dalam dunia per-LDR-an. Pemain baru, anyaran” kata Agus sambil tertawa.

Mendengar ejekan Agus, Kikuk makin menekuk wajahnya.

“Gini Kuk,” Agus mulai serius.

“Saat kamu LDR kuncinya adalah kepercayaan, ya kamu percaya saja bahwa Sintia disana setia sama kamu. Mungkin dikampusnya banyak lelaki yang lebih ganteng dari kamu, tapi yang bloon dan mudah diakali kan cuma kamu kuk, hahahah” lanjut Agus.

“Memangnya kamu sudah pernah teflfon dia, udah chat berapa kali” tanya Agus.

“Sudah dari pagi Gus, Ku telfon pake WA, ku chat di WA, semuanya gk di response sama dia. Biasanya di aitu cepet bales chatingku Gus” Ucap Kikuk sambil menunjukan hapenya.

“Kuk, yo memang kadang jatuh cinta itu bikin orang bodoh, tapi ya jangan bodoh-bodoh banget tho, Ini hapemu nggak ada paketan internetnya. Habis ini paketnya” Kata Agus.

Kikuk Kaget.”Ndak mungkin Gus, baru kemarin aku isi paket internetnya kok. Kan kamu tau semalam kita masih main mobile legend” kata Kikuk tidak percaya.

“hehehe…. Nganu Kuk, semalam pas kamu udah tidur, aku pakai hape mu buat tethering donlot Bok*ep sampai subuh, hehe” Agus mengaku sambil cengar-cengir.

“Hoooo,,, Jingan…..” Umpat Kikuk sambil memelintir kepala Agus dengan amarah yang paripurna


You Might Also Like

0 komentar: